Minggu, 06 Desember 2009

GERBANG LOGIKA

Ø Suatu ungkapan adalah benar jika ia cocok dengan kenyataan dan adalah palsu jika tidak cocok. Logika dwi-status beranggapan bahwa setiap ungkapan adalah benar atau palsu.
Ø Fungsi Boolean yang diekspresikan dengan AND, OR, NOT mudah diimplementasikannya dengan gerbang logika digital.
Suatu ungkapan adalah benar jika ia cocok dengan kenyataan dan adalah palsu jika tidak cocok. Logika dwi-status beranggapan bahwa setiap ungkapan adalah benar atau palsu.
Ø Setiap variable pada aljabar boole memiliki salah satu dari dua nilai : benar atau palsu. à maka aljabar boole adalah aljabar dwi-status atau biner.
Ø Fungsi Boolean yang diekspresikan dengan AND, OR, NOT mudah diimplementasikannya dengan gerbang logika digital.

FAKTOR-FAKTOR UTAMA DALAM PEMBENTUKAN GERBANG
1. Kemudahan pembentukan gerbang dengan komponen fisik.
2. Pertimbangan ekonomis adalah fabrikasi komponen fisik.
3. Kemungkinan perluasan gerbang dengan lebih dari dua input.
4. Sifat-sifat dasar dari operator biner seperti komutatatif dan asosiatif.
5. Kemampuan gerbang untuk mengimplementasikan fungsi Boolean atau konjungsi dengan gerbang gerbang lainnya.

GERBANG LOGIKA DASAR
1. Gerbang AND
Ø Gerbang AND mempunyai dua atau lebih sinyal masukan.

1.a.Gerbang AND Bergelembung
Ø Gambar (a) menunjukan gerbang AND dengan masukan terinversi, gambar (b) gerbang AND bergelembung; gelembung itu sebagai ingatan kita akan inversi yang terjadi di muka operasi AND.

2. Gerbang OR
Ø Gerbang OR mempunyai dua atau lebih sinyal masukan.

2.a.Gerbang OR Bergelembung
Ø Rangkaian (a) sudah digunakan orang secara luas, sehingga lambing logika singkatan pada gambar (b), gambar (b) sebagai gerbang OR bergelembung.
3. Inverter
Ø Inverter adalah gerbang dengan hanya satu masukan, keluarannya selalu mempunyai status berlawanan dengan status masukan.
GERBANG LOGIKA TURUNAN
Ø Selain gerbang dasar AND, OR dan NOT, masih terdapat lagi gerbang logika turunan, yaitu NAND, NOR, XOR (Exclussive OR) dan XNOR yang di turunkan dari tiga gerbang dasar tersebut.
Ø Keempat gerbang di atas merupakan kombinasi dari gerbang-gerbang dasar, misalnya gerbang NOR disusun oleh kombinasi gerbang OR dan NOT.
Ø Selain itu, dengan menggunakan hukum De Morgan, kita dapat membuat gerbang logika yang ekivalen dengan gerbang NOR dan NAND di atas